Majukan Dunia Pariwisata Dan Pendidikan, Pemkot Study Tiru Ke BTP
Senin, 15 Mei 2017

 

BimaKota, Pembangunan pariwisata ternyata tak hanya hanya dengan ketersediaan destinasi saja.Tapi tenyata pengembangan wisata ini, pun tidak bisa terlepas dari dunia pendidikan. Untuk itu jajara Pemerintah Kota (Pemkot) Bima bersama tiga perwakilan perguruan tinggi serta sejumlah tokoh agama melakukan study tiru. Kegiatan ini, juga diikuti oleh FKPD Kota Bima ke Batam Tourism Polytechnic (BTP)-Batam-Indonesia.

Pada kegiatan tersebut, rombongan diberikan informasi soal pengembangan dunia pariwisata dari sisi managemen pariwisata oleh pihak BTP. Awalnya, dimulai pada penguatan SDM dengan mendirikan Perguruan Tinggi Pariwisata.

“Awal kami mendirikan kampus ini, karena melihat tidak kampus yang bersentadar internasional. Terutama yang berkaitan dengan pengembangan pariwisata,” ujar Ketua Yayasan BTP Tirta Mulyadi kepada Wartawan, Sabtu (13/5/2017)..

Selanjutnya, dari hasil penelitian ada tiga jurusan atau SDM yang harus dikembangkan. Yaitu managemen kuliner, manajemen divisi kamar dan manajemen makanan serta minuman. Itu karena, semua merupakan jurusan yang sangat dibutuhkan oleh pengembang pariwisata. Selain sangat dibutuhkan jurusan ini sangat berpotensi untuk membuka peluang usaha sendiri.

Seperti jursan manajemen divisi kamar, selain menjadi petugas pembersih kamar mereka juga bisa menjadi konsultan. Sebab mereka memiliki ilmu untuk menata ruangan. Kemudian mereka juga memiliki kemampuan untuk menghitung kebutuhan bahan, tenaga dan waktu membersihkan kamar. Disamping itu, mereka juga tahu apa saja obat-obat yang dibutuhkan untuk membersihkan lantai dan karpet. “Peluang usaha ini, juga tidak terlepas dari memajukan dunia pariwisata,” urainya.

Dalam mendidik mahasiswa, diakuinya ada tiga hal yang harus ditekankan oleh pihaknya. Yakni kemampuan, rasa dan kreatif. Kreatif ini sangat penting, sebab dengan ilmu yang dimiliki mereka bisa berkembang lebih luas. Dalam pertemuan tersebut, banyak pertanyaan yang dilontarkan rombongan dari Kota Bima. Salah satunya, pertanyaan muncul dari Lurah Pane A Faruk MSi.

Faruk menayakan soal pengolahan makanan yang menggunakan alcohol atau sebaliknya. Sebab, bagi kaum Muslim, penggunaan alcohol itu hukumnya haram. “Saya juga alumni pariwisata, hal ini masih menjadi peredebatan. Sebab, kami tidak mau menggunakan alcohol,” tegasnya.  

Pertanyaan tersebut, praktis ditanggapi secara jelas dan tegas oleh Pembicara sekaligus Dosen pada BTP-sebut saja Tirta. Tirta menjelaskan, siswa tidak perlu mengkonsumsi alcohol, kecuali cukup tahu saja. Untuk menggantinya, mereka cukup menggunakan sirup saja. “Kami juga mengembangkan wisata yang halal. Sebab tidak semua orang juga mengkonsumsi alcohol,” terangnya..

Pada moment itu, Ketua DPRD Bima Feri Sofiyan SH menuturkan, menambahkan pembelajaran ini sangat bagus. Sebab pendidikan dan dunia pariwisata bagai dua sisi mata uang yang tidak bisa dipisahkan. “Sekarang kita tahu bagaimana cara pengembangan dunia pariwisata. Pariwisata itu maju bukan hanya keindahan alam dan budaya saja, tapi pendidikan juga sangat diperlukan,” tegasnya.

Terlebih lagi dunia pendidikan tersebut ujarnya, lebih fokus kepada pengembangan dunia wisata. Sehingga, SDM ini lah yang akan menunjang majunya pariwisata. Usai acara pertemuan berlangsung, rombongan kemudian diajak oleh pihak BTP untuk melihat langsung fasilitas Kampus. Yakni dimulai dari mengunjungi ruang praktek mahasiswa. Di ruang praktek tersebut, rombongan dikagetkan dengan penataan ruangan sekelas bintang lima.

Semua fasilitas pendukung didalamnya, menggunakan sistem elektronik. Mulai hoden penutup kamar mandi yang bisa dikontrol jarak jauh hngga instrumen lain yang tak kalah hebatnya. Setelah keluar dari ruang peraktek, rombongan diajak untuk melihat pemandangan Kota Batam dan Singapura. Usai berkeliling dilantai tiga, rombongan turun ke lantai satu.

Pada lantai dasar ini, rombongan diajak untuk melihat ruang laboratorium manajeman makanan dan minuman. Tamu kemudian  diajak untuk mengolah kopi dengan takaran yang sangat pas sesuai dengan kemampuan ilmu yang dimiliki oleh Mahasiswa BTP itu sendiri. Tidak jauh dari ruang tersebut, rombongan juga melihat ruangan demo memasak. Ruang ini didesign khusus untuk mendemonstrasikan cara memasak.

Besebelahan dengan ruangan tersebut, rombongan diajak untuk membuat pizza. Mulai dari mengolah adonan, membuat adonan menjadi lingkaran kemudian memasukan isian pizza hingga memasukannya ke pemanggang. Hasil olahan tersebut langsung dinikmati bersama. Setelah puas berkeliling tamu israhat sejenak untuk menikmati kopi yang diracik oleh mahasiswa BTP sambil bersantai-ria bersantai di balkon Kampus BTP. (BimaKota)

Bingkai Berita
Lihat semua berita »
Info dan Pelayanan

web site hit counter
Kontak Kami
Pemerintah Kota Bima
Jl. Soekarno – Hatta
Kota Bima NTB-Indonesia
84113

Phone: (0374) 646441, 646442
Fax: (0374) 646569
© 2017 Pemerintah Kota Bima
Bagian Pengolahan Data dan Teknologi Informasi Kota Bima