Rakor Penguatan Kapasitas Pokja Perlindungan Anak
Selasa, 9 Mei 2017

Rakor Penguatan Kapasitas Pokja Perlindungan Anak

Rapat Koordinasi (rakor) Penguatan Kapasitas Kelompok Kerja (Pokja) Perlindungan Anak dilaksanakan di aula kantor Walikota Bima pada Selasa, 9 Mei 2017. Kegiatan ini merupakan kerjasama Pokja Perlindungan Anak Kota Bima dengan Bappeda Kota Bima.

Rakor dibuka oleh Asisten I Setda Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Sosial Drs. M. Farid, M.Si. Hadir Staf Ahli Walikota Ir. Darwis, perwakilan Polres Bima Kota, Pengadilan Negeri Raba Bima, Kantor Kemenag Kota Bima, Lapas Bima, perguruan tinggi, serta pendamping/pekerja sosial bidang anak.

Kepala Bappeda Kota Bima Ir. Abdurrahman Iba menyampaikan bahwa keberhasilan program-program Pemerintah Kota Bima memerlukan dukungan dari berbagai lembaga terkait.

“Oleh karenanya, untuk menyamakan persepsi dan menyatukan pandangan, pertemuan semacam ini perlu dilakukan agar kita mendapat input untuk menyusun rencana kerja”, ujar Kepala Bappeda.

Bertindak sebagai narasumber, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Nur Majid, SH, MH, serta dari unsur Polres Bima Kota dan Pokja Perlindungan Anak Kota Bima.

Asisten I Setda menyampaikan, masalah perlindungan anak kini sedang menjadi topik hangat internasional, seiring merebaknya berbagai kejadian buruk yang menimpa anak-anak. Beberapa minggu lalu, di wilayah Kota Bima sendiri ada laporan masyarakat di Kelurahan Tanjung bahwa ada anak yang mengalami tindak kekerasan oleh ayahnya sendiri. Kasus lainnya misalnya pernikahan dini, minimnya pendidikan, perdagangan anak, penganiayaan anak dan mempekerjakan anak di bawah umur.

“Perlindungan dan pemenuhan hak anak merupakan tanggung jawab kita. Dan ini menjadi salah satu pekerjaan rumah bagi seluruh Pemerintah Daerah di Indonesia, termasuk di Kota Bima.

Pemerintah Kota Bima juga telah melakukan berbagai upaya untuk meminimalisir terjadinya kasus kekerasan terhadap anak. Perlu segera dibuatkan Perwali terkait masalah perlindungan anak sebagai payung hukum dalam menangani masalah tersebut. Bagaimanapun juga, di tangan anak-anaklah kemajuan suatu bangsa ditentukan”, kata Asisten I.

Ia juga mengarahkan, Pokja Perlindungan Anak Kota Bima perlu melaksanakan sosialisasi tentang program perlindungan anak kepada masyarakat, agar nantinya masyarakat dapat mengantisipasi dan mengetahui tindakan-tindakan yang dapat diambil jika terjadi kejadian kekerasan di lingkungannya.

Ia berharap para peserta rakor dapat berperan aktif dalam mewujudkan perlindungan anak di Kota Bima. Beberapa instrumen yang ada harus dioptimalkan, misalnya Perda Kota Bima Nomor 1 Tahun 2016 tentang Perlindungan Anak. ***

Bingkai Berita
Lihat semua berita »
Info dan Pelayanan

web site hit counter
Kontak Kami
Pemerintah Kota Bima
Jl. Soekarno – Hatta
Kota Bima NTB-Indonesia
84113

Phone: (0374) 646441, 646442
Fax: (0374) 646569
© 2017 Pemerintah Kota Bima
Bagian Pengolahan Data dan Teknologi Informasi Kota Bima