Kantor Walikota Bima Selengkapnya
Kodim Rubah Perilaku HIBERJIK, Alat Cuci Motor Diserahkan
Minggu, 7 Agustus 2016

  Hitam Tapi Berani Jibaku (HIBERJIK), tercatat sebagai sebuah kelompok remaja yang terkenal dengan “geng motor” di Kota Bima. Kelompok remaja ini, juga diduga seringkali melakukan keonaran. Salah satunya adalah perkelahian. Terakhir kali, kelompok HIBERJI diduga terlibat memanah salah seorang warga di Kampung Paruga-Kota Bima, tepatnya beberapa hari sebelum Ramadhan bulan lalu berahir (jelang lebaran).

            Atas perilaku dan tindakan kelompok tersebut, pihak Kodim 1608 Bima melakukan beberapa langkah. Diantaranya, mengidentifikasi tentang kelompok tersebut dan apa yang mendasari tentang sejumlah dugaanyang diperankannya. Dari upaya keras dan nyata yang dilakukan oleh pihak Kodim tersebut, akhirnya ditemukan solusi sebagai upaya untuk merubahnya ke arah yang lebih baik.

            Spesifiknya, Kodim 1608 Bima menyerahkan satu paket alat pencuci motor untuk kelompok HIBERJIK. Upaya mulia ini bertujuan merubah HIBERJIK yang sebelumnya berstatus sebagai pengangguran menjadi manusia yang disibukan dengan pekerjaan mencuci kendaraan.

            Dandim 1608 Bima Letol Arh. Edy Nugrarah S.Sos, kepada Visioner di ruang kerjanya pada Kamis (4/8/2016) membenarkan hal ini. Satu paket alat pencuci motor tersebut akan diserahkan kepada Ketua HIBERJIK bernama Yopy di Kelurahan Tanjung, Kecamatan Rasanae Barat-Kota Bima pada Jum’at besok (5/7/2016). “Alat cuci motor untuk HIBERJIK tersebut, sudah kami beli. Harganya Rp3 juta lebih. Hadir saja pada acara penyerahannya besok,” ujarnya.

            Dandim kemudian menjelaskan tentang apa yang menjadi motivasinya sehingga menyerahkan alat cuc motor tersebut kepada pihak HIBERJIK. “Motivasi kami sehngga menyerahkan alat tersebut, lebih kepada memperdayakan generasi muda, dalam pengertian mereka ini sebelumnya dipandamng sebagai kelompok yang terlibat dalam ini-itu. Jadi, yang kami lakukan itu adalah untuk mengerem agar tak tak lagi kembali ke masa lalunya. Maka salah satu solusinya adalah, kita mencoba memancingnya dengan cara ini. Kita sangat berharap, bahwa dengan bantuan ini mereka bisa berubah,” harapnya.

            Dengan alat yang diberikan itu, lahir sebuah kegiatan positf dalam tubuh HIBERJIK. “Sehingga dengan kegiatan mencuci motor tersebut, setiap hari mereka bisa berkumpul di situ. Minimal, mereka memiliki kegiatan yang menghasilkan. Paling tidak untuk menambah-nambah pendapatan mereka lah,” harapnya lagi.

            Penyerahan bantuan tersebut, dimotivasi oleh hasil identifikasi pihaknya tentang rekam-jejak kelompok HIBERJIK. “Dari hasil identifikasi tersebut akhirnya kami mencoba menawarkan solusinya. Yakni, memberikan alat cuci motor agar mereka bisa bekerja. Mereka ini sebelumnya kan sering rusuh. Semoga dengan pemberian bantuan ini, mereka tak lagi rusuh,” paparnya. “Saat mereka rusuh, kan sempat rame juga dibahas. Dan, kamipun mencari apa sesungguhnya akan permasalahannya. Alhamdulillah, kini kami mencoba menawarkan solusinya,” tandasnya.

            Dengan bantuan tersebut, diharapkan agar HIBERJIk bisa dikendalikan ke arah yang sangat positif. Karenanya, sebelumnya HIBERJIK itu, dikonotasikan negatif oleh berbagai pihak. “Ditengah derasnya asumsi negatif terhadap HIBERJIK tersebut, akhirnya kami mencoba melakukan pendekatan persuasif dan rasional. Alhamdulillah, mereka juga mau kami kumpulkan untuk bicara-bisara ke arah yang positif,” ungkapnya.

            Soal HIBERJIK, pihaknya juga pernah melakukan koordinasi dengan Pemkot Bima termasuk Dinas Sosial (Disos) setmpat. “Kepada pihak Pemkot Bima, saya minta agar HIBERJIK diikutkan pada kegiatan pelatihan agar bisa bekerja secara profesional. Mudah-mudahan tahun 2017, HIBERJIK ini bisa didaftarkan sebagai Kelompok Usaha Bersama (KUBE). Maksudnya, diharapkan bantuan untuk HIBERJIK ini juga bisa disalurkan,” pintanya.

            Dia menegaskan, dari pada menjadi geng yang tidak jelas dan bahkan meresahkan, akan lebih baik kelompok ini diarahkan ke hal yang lebih baik, sehingga mampu memberikan kontribusi positif bagi dirinya, kelompoknya maupun orang lain. “Alat cuci motor ini kami berikan setelah mendengarkan apa yang menjadi keinginan mereka. Akhirnya, kamijuga mengupayakannya. Alhamdulillah,kini memberikannya alat dengan tujuan agar mereka berubah (menghapuskonotasi negatih menjadi bangsa yang lebih baik),” terangnya.

            Dari hasil identifikasi yang dilakukan oleh pihaknya, Dandim mengungkap bahwa kelompok remaja yang ditengarai trend dengan kenakalan khususnya di Kota Bima, bukan saja HIBERRJIK. Tetapi, diduga ada sejumlah kelompok lain. Karenanya, Dandim menyarankan agar pihak-pihak berkompoten bisa mengatasinya.

“Salah satunya, merubah perilaku mereka dengan cara memberikan bantuan agar mereka bisa bekerja demi masa depannya. Apa yang kami lakukan ini adalah memancing semua pihak agar terketuk hatinya untuk menyentuh kelompok-kelompok dimaksud dengan cara memberikan bantuan, sehingga ruang kerja merekapun ada. Maksudnya, semua pihak diharapkan ada kepeduliannya lah. Karena, masih banyak diantara mereka yang membutuhkan kepedulian kita. Paling tidak, kami mencoba memulainya,” tuturnya.

            Soal HIBERJIK, diakui telah berjanji kepada pihaknya untuk tidak kembali ke masa lalunya. “Mereka berjanji, setelah kami memberikan alat cuci motor ini, tidak akan mengulangi lagi perbuatannya. Dan juga tidak akan melakukan hal seperti sebelumnya kendati diajak oleh siapapun. Dan kita juga sudah membuktikan janjinya itu. Yakni, ketika sebelumnya kami melarang untuk tidak terlibat ke hal-hal negatif, akhirnya merekapun nunut. Artinya, kami melihat ada kemauan mereka untuk berubah. Karenanya, kamipun membantunya dengan memberikan alat ini agar mereka bisa bekerja,” katanya.

            Dengan fasilitas diberikan oleh Kodim tersebut, diharapkan tercipta peluang bagi HIBERJIK untuk terus menatap masa depan yang lebih baik. “Dengan kegiatan tersebut, kami juga berharap tahun depan agar Disos Kota Bima bisa mengikutkan mereka untuk ikut pelatihan,” pintanya lagi. Usut punya usut, bantuan alat cucui motor yang diserahkan kepada HIBERJIK tersebut, bersumber dari uang pribadinya Dandim. Sayanya, Dandim ogah menjawabnya. Kecuali, Dandim hanya bisa tersenyum dan bahkan tertawa. (Rizal)

- See more at: http://visioner.co.id/berita-kodim-rubah-perilaku-hiberjik-alat-cuci-motor-diserahkan-842.html#sthash.0z5gfXQA.dpuf

Bingkai Berita
Lihat semua berita »
Info dan Pelayanan

web site hit counter
Kontak Kami
Pemerintah Kota Bima
Jl. Soekarno – Hatta
Kota Bima NTB-Indonesia
84113

Phone: (0374) 646441, 646442
Fax: (0374) 646569
© 2017 Pemerintah Kota Bima
Bagian Pengolahan Data dan Teknologi Informasi Kota Bima